Jumat, Juni 21, 2024
spot_img

Kapolres Kepulauan Anambas Hadiri Rakor Peningkatan Peran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Anambas

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kapolres Kepulauan Anambas Melaksanakan Rakor Peningkatan Peran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Anambas Dalam Rangka Menciptakan Stabilitas Politik Dalam Negeri Terhadap Penyelenggarakan Pemilu 2024. , Jumat (19/01/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, S.H., M.H, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, S.H., Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K, Kepala Bakesbanpol, Kabupaten Kepulauan Anambas, Heri Fahrizal, Danlanal Tarempa, Letkol Laut (P) Ari Sukmana SE.M.Tr. Opsla, Pabung Kodim 0318 Natuna di Tarempa, Kapten Napitupulu, Kacabjari Natuna di Tarempa diwakili, Hary Sitorus, Ps. Kasat Intelkam Polres Kepulauan Anambas, Ipda Christian Nicholaus Tampubolon, S.H., M.H.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Apri Fajar Hermanto, S.I.K menyampaikan paparannya
Isu Politik Pelaksanaan Kampanye Tahun 2024 yang sedang berkembang ialah Politik Identitas dan Money Politik yang memiliki dampak :
Politik Identitas membuat masyarakat terpecah belah karena rentan terjadi konflik akibat menyangkut isu suku, agama, ras, dan antargolongan (sara) dan Dampak akibat praktik politik uang yaitu pidana penjara dan denda, menghasilkan manajemen pemerintahan yang korup dan merusak paradigma bangsa.

” Kami dari Polres Kepulauan Anamabas berharap Politik identitas bukan hanya PR bagi Kepolisian saja namun menjadi PR bagi kita semua, Kita berharap jangan sampai diwilayah kita berdampak ke wilayah kita yang langsung dirasakan oleh masyarakat secara berkepanjangan, ” jelasnyaLanjut Kapolres Kepulauan Anambas mengatakan Dalam menciptakan stabilitas politik dalam Negeri kita dapat mengambil Langkah-langkah sebagai berikut :
Melaksanakan koordinasi dengan bawaslu selaku badan pengawas pemilu, panwascam, di masing masing desa agar melaporkan setiap pelanggaran kampanye kepada gakkumdu Kab. Kepulauan Anambas, Melakukan deteksi dini serta memetakan terhadap kelompok/ormas yang memanfaatkan politik identitas untuk memperoleh suara masyarakat.

BACA LAINNYA
- Advertisment -spot_img

BERITA POPULER