Sabtu, April 13, 2024
spot_img

Direktur PT MOYA Sutedi Rahardjo Yakinkan Warga Batam Stok Air dan Layanan yang Baik ke Depan

KEPRINOW.COM, Batam – Pengelola Air Bersih di Batam meyakini akan serius dan semakin baik lagi ke depannya dalam melayani air bersih di Kota Batam.

Direktur PT Moya Indonesia yang kini mengelola air bersih di Batam Sutedi Raharjo mengatakan bahwa stok air bersih cukup untuk melayani warga Batam untuk tujuh bulan ke depan.

Hal ini dapat dimungkinkan karena keadaan enam waduk penyedia air di Batam itu stabil keadaannya.

“Hal itu didasarkan dari apa yang telah kami terima dari pihak BP Batam yang mempercayakan pengelolaan kepada kami,” ujar Sutedi Raharjo dalam konperensi pers bersama narasumber dari BP Batam,BMKG dan PT Moya, Kamis (07/01) di Marketing Centre BP Batam.

Kami serius akan melakukan pelayanan yang terbaik,sebut Sutedi di depan sekitar 50 an wartawan tang hadir.

Dalam penjelasannya soal lonjakan tarif air yang trending saat ini, Tedi menjelaskan bahwa yang komplain hanya sedikit saja dari 280 ribuan pelanggan air yang terdata.

“Benar, tapi kami terus memperbaiki pelayanan dan kami terus akan cek apakah ada kesalahan pelanggan atau kesalahan kami,” ujar Sutedi yamg saat itu langsung ditimpali Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam Ir.Binsar Tambunan.

Binsar saat itu menjadi narasumber dari BP Batam meminta pihak PT Moya Indonesia agar meluruskan keadaan. Sehingga meminimalisasi kesalahan yang ada.

“Kami harap pihak PT Moya sebagai pengelola dalam menangani soal lonjakan tarif tersebut dapat dilakukan case by case, sehingga dapat terukur dan masyarakat yang dirugikan dapat dilayani dengan baik,” sebut Binsar.

“Dan jika terjadi lonjakan akibat kesalahan dan kealpaan pelanggan maka angka lonjakan tersebut dapat dilakukan pembayaran cicilan.Dan jika memang salah perhitungan maka kelebihan bayar akan direfund atau dikembalikan.Jadi dicek dulu,dan kemudian diklarifikasikan” ujar Binsar.

Pada bagian lain, Direktur Retrukturisasi BP Batam Arham S Torik menjelaskan, bahwa BP Batam saat ini sedang mempersiapkan planing yang nantinya mampu memberikan pelayanan air yang lebih baik lagi kedepannya.

“Kami sudah persiapkan sejumlah program kerja yang mana akan menjadi acuan yang lebih baik lagi untuk pengelolaan air bersih atau air minum di Batam khususnya,” ungkap Arham.

Sementara itu, Kepala BMKG Hang Nadim Batam I Wayan Mustika menjelaskan, bahwa situasi hujan dua hari minggu lalu memang merupakan adanya pusaran angin yang membentuk belokan ke arah Kepri khususnya Batam dan Tanjung Pinang.

Memang ada reaksi dari pusaran angin yang tak diduga ke arah Kepri, sehingga hujan tak berhenti turun angin kencang serta petir di wilayah ini selama dua hari itu.

Dan dalam beberapa hari ini juga kita prediksi bisa saja terjadi. Jadi harus mewaspadai hal serupa. Namun peringatan dini sudah harus kami sampaikan, sehingga keadaan cuaca ini dapat diatasi,” kata Wayan.

Saat ini di Kepri masih berpeluang hujan. Karena angin masih dominan ke arah Kepri, ungkap Wayan.Ia menghimbau agar dapat mengikuti pantauan cuaca melalui aplikator BMKG. “Jika ingin detail soal ramalan cuaca, kami himbau dan saran agar masyarakat dapat memantau cuaca via aplikasi kami,” jelas Wayan mewakili BMKG. (Robert)

Print Friendly, PDF & Email
BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA POPULER