Kamis, Juli 18, 2024
spot_img

Kemenperin Pastikan Tak Ada Kelangkaan Gula Rafinasi di Jatim

KEPRINOW.COM, Jakarta – Direktur Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan Kementerian Perindustrian Supriadi memastikan tak ada kelangkaan gula kristal rafinasi (GKR) di Jawa Timur seperti yang sempat dikeluhkan pelaku usaha dan industri kecil menengah (IKM) di wilayah tersebut.

Ia mengatakan tim dari Direktorat Jenderal Industri Argo juga telah melakukan verifikasi dan pengecekan langsung ke lapangan terkait hal tersebut.

“Kami sudah melakukan verifikasi, sudah survei ke Jawa Timur. Sebenarnya gula kristal rafinasi ini sudah mencukupi, karena ini kami berikan berdasarkan rakortas (rapat koordinasi terbatas) tahun sebelumnya,” ucapnya dalam webinar, Kamis (29/4).

Supriadi juga memastikan, dalam rakortas itu, pemerintah telah menerima masukan dari Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMI) terkait kebutuhan GKR untuk industri makanan dan minuman secara nasional.

“Terus juga ada beberapa masukan soal stok dan sebagainya, ada verifikasi dari Sucofindo pada industri makanan-minuman dan juga masukan pabrik gula yang produksi GKR,” imbuhnya.

Selain itu, klaim Supriadi, pemerintah juga telah mengatur konsumsi GKR dengan memberikan rekomendasi Penggunaan GKR semester I dan II secara nasional. Oleh karena itu, Supriadi berpandangan apa yang dikeluhkan IKM di Jawa Timur hanya masalah distribusi. Solusinya, adalah membentuk koperasi.

“Mereka teriak kurang karena memang untuk distribusi GKR khususnya untuk IKM berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan nomor 1/2019 harus melalui koperasi karena untuk IKM kan enggak mungkin pabrik GKR yang besar melayani yang kecil-kecil. Mereka akan melayani 5 ton ke atas,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Agro Abdul Rochim mengatakan bakal segera memeriksa kondisi kelangkaan gula untuk bahan baku industri di Jawa Timur yang sempat dikeluhkan para pelaku usaha kepada Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Menurutnya seharusnya kelangkaan tak terjadi sebab GKR telah didistribusikan seusai kebutuhan. Tak hanya itu, Kemenperin juga belum menerima laporan kekurangan GKR dari pelaku industri.

“Ditjen Industri Agro melalui Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, sudah mengirim surat dan akan melakukan kunjungan ke lokasi untuk mengecek dan memfasilitasi ketersediaan gula untuk bahan baku industri,” ujarnya. (cnni)

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA POPULER