Kamis, Juli 18, 2024
spot_img

Presiden: Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 Tahun Capai Satu Juta Anak

KEPRINOW.COM, Jakarta – Program vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat dengan kategori anak dengan usia antara 6-11 tahun telah mencapai sebanyak 1 juta anak di berbagai pelosok tanah air dalam beberapa hari yang lalu.

“Hari ini telah disuntikkan kepada anak-anak 6-11 tahun yang sudah mencapai 1 juta anak,” kata Presiden Joko Widodo ketika membuka Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) melalui siaran virtual pada Rabu (22/12/2021).

Menurut Presiden, upaya vaksinasi anak antara berusia di atas telah dilakukan dengan cukup baik oleh berbagai pemangku kepentingan. Alhasil, dalam waktu yang relatif tidak lama dapat pemerintah bersama dengan pemangku kepentingan lainnya dapat menjangkau jumlah di atas.

“Ini juga kecepatannya sangat bagus sekali alhamdulillah,” kata Presiden.

Dari data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Selasa (21/12/2021) secara rinci, masyarakat yang sudah divaksinasi dosis pertama mencapai 158.875.409 orang yang setara dengan 73,4 persen penduduk Indonesia.

Sedangkan masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua mencapai 107.886.919 orang yang setara 51,9 persen penduduk di dalam negeri.

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo mengatakan, dimulainya pada Rabu (15/12/2021) vaksinasi massal bagi anak berusia 6-11 tahun tersebut merupakan upaya dalam melindungi anak dari ancaman wabah global COVID-19.

Sehingga, tatap muka dalam kegiatan belajar mengajar dapat kembali dilakukan dalam beberapa waktu mendatang.

Hal ini perlu dilakukan, mengingat wabah global COVID-19 telah bermutasi menjadi berbagai varian. Dilakukannya vaksinasi, tentunya akan melindungi dari ancaman penyakit yang disebabkan oleh virus berbahaya tersebut.

Rencananya, pemerintah akan memberikan vaksinasi COVID-19 sebanyak 26,5 juta anak yang berada di pelosok tanah air.

“Ada kurang lebih sejumlah itu, anak-anak yang harus kita vaksin. Dan khusus di Jakarta ada 1,2 juta anak yang harus divaksin,” jelas Presiden.

Selain itu, Presiden mengimbau, pemberian vaksin COVID-19 juga harus mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan daerah terkait. Supaya, pemberian vaksin itu, tidak bersamaan dengan pemberian vaksin untuk penyakit lainnya.

Ini penting, dilakukan dalam pemberian vaksinasi. Dengan begitu, vaksin yang diberikan baik itu COVID-19 maupun vaksin penyakit lain dapat memberikan dampak optimal kepada setiap anak di dalam negeri.

“Harus disesuaikan karena kita juga harus mendapatkan imunisasi mendapatkan vaksinasi untuk penyakit-penyakit yang lain. Sehingga pengaturan ini ada di Kementerian Kesehatan, ada di Dinas Kesehatan daerah,” pungkas Presiden. (ifp)

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA POPULER