Jumat, April 19, 2024
spot_img

Sinergi dan Inovasi Mendukung Pemulihan Ekonomi Indonesia

KEPRINOW.COM, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan 21 bulan Indonesia berada dalam situasi pandemi COVID-19, namun Indonesia tetap bertahan dan kini bangkit.

“Dengan sinergi dan inovasi, stabilitas terjaga juga perbaikan ekonomi berlangsung. Dengan Sinergi dan inovasi itulah, mari kita perkuat optimisme ekonomi akan ke depan menuju Indonesia maju,” kata Perry dalam sambutannya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021, di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Perry menambahkan, pemulihan ekonomi global pada 2022 akan menuju ke arah yang lebih seimbang seiring dengan meredanya COVID-19, disertai pembukaan sektor ekonomi dan stimulus kebijakan.

“Di negara maju, Eropa dan Jepang menyusul Amerika Serikat. Di negara emerging India dan Asia-5 juga menyusul Tiongkok. Volume perdagangan dunia meningkat, harga komoditas naik tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Perry, muncul lima permasalahan baru yang perlu dicermati. Pertama normalisasi kebijakan di negara maju dan ketidakpastian pasar keuangan global.

Kedua, dampak “luka memar” pandemi pada korporasi dan sistem keuangan. Ketiga, meluasnya sistem pembayaran digital antarnegara dan risiko aset kripto.

Keempat, tuntutan ekonomi keuangan hijau. Kelima, melebarnya kesenjangan dan perlunya inklusi ekonomi.

“Kelima permasalahan global ini akan menjadi agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia pada 2022 dengan semboyan Recover Together, Recover Stronger,” tegas Perry.

Gubernur BI menambahkan, di Indonesia ekonomi akan pulih pada 2022. Pertumbuhan akan lebih tinggi, diprediksikan mencapai 4,7 persen sampai 5,5 persen pada 2022 dari sebelumnya 3,4 persen sampai 4 persen pada 2021.

“Kemudian, selain ekspor, konsumsi dan investasi juga meningkat didukung dengan berlanjutnya vaksinasi, pembukaan sektor ekonomi dan adanya stimulus kebijakan,” kata Perry. (ifp)

Print Friendly, PDF & Email
BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

BERITA POPULER